Panduan Wisata Bali untuk Wisatawan Indonesia
Bali bisa dicapai dengan penerbangan singkat dari hampir semua kota besar di Indonesia, atau lewat darat dan kapal feri dari Jawa. Halaman ini menjadi pintu masuk ke seluruh panduan BaliGenie berbahasa Indonesia, disusun menurut pertanyaan yang paling sering muncul saat merencanakan liburan ke Bali.
Mengenal pembagian wilayah Bali
Sebagian besar wisatawan menginap di Bali selatan, tetapi tiap kawasan punya karakter yang berbeda. Memilih kawasan yang tepat lebih penting daripada memilih hotelnya.
- Kuta, Legian, dan Seminyak: pantai panjang menghadap barat, dekat bandara, ramai, banyak tempat makan dan belanja.
- Canggu: pantai berpasir gelap, ombak untuk berselancar, banyak kafe.
- Jimbaran, Uluwatu, dan Nusa Dua: semenanjung Bukit di ujung selatan, dengan tebing kapur, pantai berpasir putih, dan kawasan resor.
- Sanur: pantai tenang menghadap timur, cocok untuk keluarga, dan menjadi pelabuhan menuju Nusa Penida.
- Ubud: di pedalaman Kabupaten Gianyar, pusat seni, sawah, dan pura.
- Kintamani dan Bedugul: dataran tinggi yang sejuk dengan gunung dan danau.
- Bali timur dan utara: Karangasem, Amed, dan Lovina yang lebih sepi.
Mulai dari tempat wisata
Jika ini kunjungan pertama, mulailah dari daftar tempat wisata di Bali yang dikelompokkan menurut wilayah. Setelah itu, pilih tema yang paling Anda minati: pantai, pura, air terjun, atau gunung dan danau.
Tiga kawasan punya panduan tersendiri karena paling sering dicari: Ubud, Nusa Penida, serta Kintamani dan Bedugul.
Menyusun perjalanan
Jarak di Bali terlihat dekat di peta, tetapi jalannya sempit dan sering padat. Patokan yang aman: satu tujuan utama per hari, dan semua tempat yang dikunjungi pada hari itu berada di satu arah. Contoh susunan tiga, empat, dan lima hari ada di halaman itinerary Bali, sedangkan cara memperkirakan pengeluaran dibahas di biaya liburan ke Bali.
Cara sampai dan berkeliling
Ada tiga jalur utama: pesawat ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, perjalanan darat lewat penyeberangan Ketapang–Gilimanuk, atau kereta api ke Banyuwangi yang disambung feri. Perbandingannya ada di cara ke Bali. Setibanya di Bali, pilihan kendaraan dijelaskan di sewa motor dan mobil di Bali.
Makan, menginap, dan belanja
Masakan Bali kaya bumbu dan punya banyak hidangan khas. Baca makanan khas Bali. Untuk memilih kawasan menginap, lihat menginap di Bali. Sebelum pulang, panduan oleh-oleh Bali membantu menentukan apa yang layak dibawa dan di mana mencarinya.
Waktu berkunjung dan hari raya
Bali berada di zona Waktu Indonesia Tengah (WITA), satu jam lebih cepat daripada Jakarta. Musim kemarau biasanya berlangsung sekitar April sampai Oktober, dan musim hujan sekitar November sampai Maret. Rinciannya ada di cuaca Bali. Perhatikan juga kalender hari raya: saat Nyepi seluruh pulau berhenti beraktivitas selama 24 jam, termasuk bandara. Penjelasannya ada di Nyepi dan Galungan.
Bepergian bersama keluarga
Liburan sekolah, libur panjang nasional, serta Natal dan Tahun Baru adalah masa paling ramai. Untuk rombongan dengan anak atau orang tua, pilih kawasan dengan pantai yang tenang dan jarak tempuh pendek. Idenya ada di wisata keluarga di Bali.
Hal yang perlu disiapkan sebelum berangkat
Wisatawan dalam negeri tidak memerlukan dokumen khusus untuk masuk ke Bali selain identitas diri dan tiket. Beberapa hal kecil akan sangat membantu:
- Uang tunai secukupnya untuk parkir, retribusi masuk tempat wisata, dan warung kecil. Pembayaran dengan QRIS diterima luas di kawasan wisata.
- Kain atau sarung jika berencana mengunjungi beberapa pura.
- SIM dan STNK yang masih berlaku jika membawa atau menyewa kendaraan.
- Jas hujan tipis pada musim hujan, dan tabir surya sepanjang tahun.
- Pemesanan lebih awal untuk penginapan dan kendaraan pada libur panjang nasional, libur sekolah, serta Natal dan Tahun Baru.
Selama di Bali, hormati adat setempat: beri jalan pada iring-iringan upacara, jangan melangkahi sesajen di trotoar, dan berpakaian sopan di luar kawasan pantai.
Pertanyaan seputar wisata Bali
Berapa hari idealnya liburan ke Bali?
Tiga hari cukup untuk satu kawasan dan satu perjalanan sehari. Empat sampai lima hari memungkinkan Anda menggabungkan pantai di selatan dengan Ubud atau Kintamani.
Kapan waktu paling sepi untuk berkunjung?
Di luar libur sekolah dan hari raya nasional, terutama sekitar Februari sampai Maret dan November. Hujan lebih sering turun pada bulan-bulan itu, tetapi tarif penginapan biasanya lebih rendah.
Panduan terkait
- Tempat wisata di Bali
- Pantai di Bali
- Pura di Bali
- Air terjun di Bali
- Wisata alam Bali
- Wisata Ubud
- Wisata Nusa Penida
- Wisata Kintamani dan Bedugul
- Itinerary Bali
- Makanan khas Bali
- Oleh-oleh Bali
- Cara ke Bali
- Sewa motor dan mobil di Bali
- Menginap di Bali
- Cuaca Bali
- Wisata keluarga di Bali
- Nyepi dan Galungan
- Biaya liburan ke Bali
Subak dan sawah berteras di Bali
Pemandangan sawah berteras yang hijau di Bali bukan hanya hasil alam. Di baliknya ada subak, sistem pengairan bersama yang dikelola petani melalui perkumpulan. Subak mengatur kapan air dialirkan ke setiap petak, kapan saluran dibersihkan, dan bagaimana air dibagi secara adil di sepanjang aliran dari hulu ke hilir. Sistem ini sudah berjalan sejak abad ke-9, dan pada 2012 UNESCO menetapkan lanskap budaya Provinsi Bali sebagai Warisan Dunia.
Kawasan warisan itu terdiri dari lima bagian sawah berteras beserta pura airnya, dengan luas sekitar 19.500 hektare. Kelima bagian tersebut adalah Pura Ulun Danu Batur dan Danau Batur, daerah aliran sungai Pekerisan, lanskap subak Catur Angga Batukaru, serta Pura Taman Ayun sebagai pura air kerajaan. Dasar filosofinya disebut Tri Hita Karana, yaitu keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan sesama, dan hubungan manusia dengan alam. Bagi pengunjung, memahami konsep ini membuat perjalanan ke Ubud atau Tabanan terasa lebih bermakna, karena setiap petak sawah adalah bagian dari sistem yang hidup.
Pura Besakih di lereng Gunung Agung
Pura Besakih adalah pura terpenting di Bali, sering disebut sebagai pura induk. Kompleksnya berundak di lereng selatan Gunung Agung, di wilayah Kabupaten Karangasem, pada ketinggian sekitar 900 meter. Jumlah pura di dalam kompleks ini berbeda-beda tergantung cara menghitungnya, dan pura yang paling besar adalah Pura Penataran Agung. Di sekelilingnya ada banyak pura keluarga dan pura klan yang masih dipakai untuk upacara.
Asal-usul pura ini sebagian besar berupa cerita rakyat dan kepercayaan setempat. Salah satu cerita dikaitkan dengan Naga Basuki, naga dalam mitologi Hindu yang dipercaya bersemayam di dalam Gunung Agung. Tidak jauh dari kompleks utama, Pura Goa Raja didirikan untuk menghormatinya. Struktur batu bertingkat di beberapa bagian pura dipercaya memiliki akar yang sangat tua, sehingga banyak pengunjung datang untuk melihat tingkatan batu yang masih berdiri. Karena tempat ini sangat dihormati, pengunjung perlu berpakaian sopan dan mengikuti aturan yang ditetapkan oleh penjaga pura.
Gunung Batur dan Danau Batur
Gunung Batur adalah gunung berapi aktif yang berdiri di tengah kaldera, sehingga kawasan Kintamani memiliki pemandangan danau dan kerucut vulkanik yang menjadi ciri khasnya. Danau Batur adalah danau kawah terbesar di Pulau Bali. Letusan tertua yang tercatat terjadi pada 1804, dan sejak itu gunung ini beberapa kali aktif kembali. Lava dari letusan 1968 masih terlihat dari kawasan Kintamani.
Letusan pada 1921 yang berlanjut hingga 1926 mengubur sebagian permukiman Desa Batur yang lama. Warga kemudian pindah ke daerah yang lebih tinggi, dan permukiman itu kini menjadi pusat Desa Batur di Kintamani. Pada September 2012 kawasan kaldera Gunung Batur ditetapkan sebagai bagian dari jaringan Taman Bumi Global UNESCO karena keindahan alam serta jejak geologi dan arkeologinya. Kawasan ini menarik banyak pengunjung yang ingin melihat matahari terbit dari tepi kaldera, dan karena itu penting untuk memperhatikan keselamatan dan kondisi cuaca.
Nyepi, ogoh-ogoh, dan Catur Brata Penyepian
Nyepi adalah tahun baru Saka bagi umat Hindu di Bali. Ritual pokoknya disebut Catur Brata Penyepian, yaitu empat pantangan: amati geni (tidak menyalakan api atau lampu), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang). Sebelum hari itu, umat melakukan melasti, yaitu penyucian diri di laut atau sumber air. Pada malam sebelumnya diadakan pawai ogoh-ogoh, patung raksasa yang menggambarkan Bhuta Kala, roh jahat yang harus diusir dari perempatan desa. Patung itu kemudian dibakar di kuburan setempat.
Ogoh-ogoh mulai muncul pada awal 1980-an, pertama kali di Denpasar, lalu menyebar ke desa-desa di sekitarnya. Pada 2018 jumlah ogoh-ogoh di seluruh pulau tercatat lebih dari 7.000 buah, dan lebih dari 1.000 di antaranya berada di Denpasar. Ukurannya bervariasi dari sekitar 2 meter sampai 12 meter, dan pemuda desa biasanya membuatnya berbulan-bulan sebelum pawai. Hari sesudah Nyepi adalah ngembak geni, saat keluarga saling mengunjungi. Selama hari sunyi, pecalang, yaitu petugas keamanan adat desa, berjaga di setiap banjar. Karena itu, pengunjung sebaiknya tetap berada di tempat penginapan dan menghormati aturan adat selama Nyepi.
Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk
Jalur darat ke Bali dari Jawa melewati penyeberangan feri Ketapang di Banyuwangi ke Gilimanuk di barat Bali. Lama pelayaran biasanya beberapa puluh menit sampai sekitar satu jam, tergantung kondisi laut. Pada musim hujan, ombak yang tinggi bisa membuat pelayaran ditunda atau dihentikan sementara. Penyeberangan juga biasanya ditutup selama Nyepi, sehingga rencana perjalanan sebaiknya disesuaikan dengan kalender adat. Jika perjalanan darat ini dipilih, periksa kabar terbaru dari pelabuhan sebelum berangkat.
Cara memakai panduan ini
Setiap topik di halaman ini menjadi titik awal. Subak dan Pura Besakih cocok bagi pengunjung yang tertarik pada budaya dan sejarah. Gunung Batur dan kawasan Kintamani cocok untuk pemandangan dan udara sejuk. Nyepi dan ogoh-ogoh cocok bagi yang ingin memahami ritual Bali dari dekat. Ambil satu tema setiap hari, lalu lanjutkan ke halaman yang paling sesuai dengan minat Anda.
Pertanyaan yang belum terjawab di halaman ini bisa dicari di halaman topik yang sesuai di panduan BaliGenie berbahasa Indonesia. Halaman-halaman itu saling terhubung, sehingga Anda dapat berpindah dari satu tema ke tema lain tanpa harus kembali ke halaman ini. Pendekatan yang paling nyaman adalah memilih satu tema budaya dan satu tema alam untuk setiap hari perjalanan. Dengan cara ini jadwal tidak terlalu padat dan Anda punya waktu untuk menikmati setiap tempat, terutama di kawasan seperti Ubud yang ramai pada siang hari.
